ANGGI DELAYANI - Takdir Sang Pencipta (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Takdir Sang Pencipta
Dulu, hidupku terasa begitu bahagia,
hingga tiba-tiba datang sebuah fenomena,
yang mengubah tawa menjadi luka—
luka yang tak terlihat oleh sepasang mata.
Sejak itu, aku berhenti mencari cahaya,
karena setiap kali kutemukan,
selalu ada bayangan
yang mengingatkanku pada kehilangan.
Dalam keheningan malam, aku bersembunyi,
menahan tangis di tengah sunyi,
karena hanya diri sendiri yang bisa mengerti.
Terkadang aku ingin berhenti merasa,
agar luka yang kupunya tak lagi terasa.
Namun pada akhirnya,
aku tetaplah manusia—
yang hanya bisa menerima
kehendak Sang Pencipta.
Bukittinggi, 12 Januari 2026
Posting Komentar