Angger Subhan Nugroho - Doa yang Tidak Ramai (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Doa yang Tidak Ramai
Aku menyebut namamu, Tuhan,
dengan suara yang biasa saja,
sebab hidup tak selalu butuh teriak
untuk didengar.
Aku remaja
dengan impian yang sering ditunda,
bukan karena malas,
tapi karena keadaan
lebih dulu meminta bertahan.
Setiap hari aku berangkat
membawa lelah orang rumah,
dan harapan kecil
agar besok
masih bisa sekolah,
masih bisa bermimpi
tanpa merasa bersalah.
Doaku pendek:
jangan biarkan aku terbiasa curang,
jangan buat aku iri
pada hidup orang lain,
dan jika aku harus kalah,
tolong ajari aku
menerimanya dengan jujur.
Impian tak selalu indah,
kadang hanya keinginan
untuk hidup tenang,
punya waktu pulang,
dan tidak merasa sendirian
di tengah ramai.
Jika suatu hari aku berhasil,
aku ingin tetap ingat
bagaimana rasanya berdoa
dalam sunyi,
saat tidak ada yang menjanjikan apa pun
selain bertahan.
Jakarta, 16 Januari 2026
2 komentar