Amelia Sekar Maelani - Rekam Jejak Segenggam Detak (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Amelia Sekar Maelani
Rekam Jejak Segenggam Detak


Bibir itu semakin memerah dalam pecah belah yang mengerak
Namun sudut bibirnya tetap mekar seperti untaian ekor merak
Tulang belulang pun nampak sudah lama menyembul berserak
Namun sendinya tetap tegar seperti bendera lapuk yang setia berkibar di ujung tonggak

Orang-orang terus menjulukinya si kulit gelambir yang menolak redup
Walau samar, ringkik maut tidak pernah terdengar dari balik sorot mata yang lapuk
Bahkan banyak persembunyian tetes darah yang tidak terendus walau menguap sepanjang kerikil perjalanan hidup
Mereka rapat berhimpit menutup diri di bawah punggung kering legam yang terbungkuk

Aku paling suka memandangi langkah ketiga kakinya yang gemeretak
Menonton satu-satunya dokumenter yang terputar ulang sebagai rekam jejak
Benang-benang biru kehijauan menonjol dan bergelayut pada lengkung tongkat usang yang retak
Demonstrasi kehidupan yang nyata dari beratnya lika-liku medan peperangan yang dilalui segenggam detak


Kuningan, 22 Januari 2026

Posting Komentar