Amanda Avilia - Lengkara Amerta (Kemustahilan Yang Abadi) (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Amanda Avilia
Lengkara Amerta (Kemustahilan Yang Abadi)




Tangan kecil terlahir di wisma terpencil
Mengharap semesta akan adil
Daksa mungil namun syarat akan detil
Menggegam beribu asa yang terlihat mustahil

Ilmu yang dituntutnya
Prestasi yang didapatnya
Namun cacian yang meremukkan hatinya
Pujian hanyalah penyejuk lara

Elok bestari
Namun sang netra silih berderai
Terpuji namun juga termaki
Apakah sehina itu prestasi?

Terpatri langkahmu menyulam ribuan angan
Harapan yang serasa tanpa batas
Sembari meraba keadilan
Meski nalar dan nurani tak selaras

Namun apalah daya, asa tak terlaksana
Tertahan oleh arta serta restu ibu bapa
Segala siasat kuselami
Bagaimanakah kudapat merajut mimpi

Hingga kuharus sudi
Mengikat janji suci
Di sisa-sisa nafasku berbakti
Mengubur dalam-dalam seluruh impi


Sidoarjo, 15 Januari 2026

10 komentar

Manda Lee 17 Januari 2026 pukul 21.15 Delete
Bissmillah semoga berjayaa
Manda Lee 17 Januari 2026 pukul 21.16 Delete
Puisinya menggambarkan hatiku hu hu
Manda Lee 17 Januari 2026 pukul 21.21 Delete
Bissmillah semoga orang tak lagi memandangku sebelah mata
Vian 17 Januari 2026 pukul 23.08 Delete
Bagus
Vian 17 Januari 2026 pukul 23.08 Delete
Saya dukung
Vian 17 Januari 2026 pukul 23.08 Delete
Semoga juara
Vian 17 Januari 2026 pukul 23.09 Delete
Terus berjaya
Vian 17 Januari 2026 pukul 23.09 Delete
Terus berkarya
Vian 17 Januari 2026 pukul 23.10 Delete
Puisinya mak jleb
Vian 17 Januari 2026 pukul 23.10 Delete
Semangat terus