Almira Anindya Pradnya - Dialog Langit (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Dialog Langit
Udara pagi menyapa kalbu,
Memaksa mata untuk terjaga.
Sentuhan sikat menyapu gigiku,
Membangunkan raga sepenuhnya.
Aku laksanakan ibadah wajib,
Setiap gerakannya aku nikmati.
Tak ada satu pun yang terlampaui,
Tak ada pula yang tertinggal di hati.
Aku tengadahkan kedua tangan,
Memejamkan mata dengan khidmat.
Memusatkan pikiran pada Tuhan,
Meluapkan keluh juga segala hasrat.
Berharap akan banyak hal,
Hingga hati merasa cukup.
Aku akhiri seluruh sesi itu,
Menanti hal baik datang menjemput.
Jakarta, 28 Januari 2026
Posting Komentar