Alda Aprilia - Di Antara Langit dan Harapan yang Mendayu (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Alda Aprilia
Di Antara Langit dan Harapan yang Mendayu


Di keheningan malam aku bersujud,
membiarkan lelah luruh bersama sujud.
Kepada-Mu kutitipkan segala resah,
tentang langkah yang sering goyah dan pasrah.

Doa-doa kecil kuanyam perlahan,
lahir dari hati yang penuh harapan.
Tak selalu lantang, tak selalu sempurna,
namun tulus memanggil nama-Mu dengan cinta.

Impian hadir sebagai cahaya redup,
menyala meski berkali-kali hampir padam.
Ia tumbuh dari jatuh yang berulang,
dari air mata yang diam-diam berjuang.

Aku belajar percaya pada waktu,
bahwa tak semua harus tiba saat itu.
Ada doa yang diuji dengan sabar,
ada impian yang dimatangkan oleh luka dan sadar.

Saat dunia terasa begitu berat,
dan harapan nyaris kehilangan arah,
aku kembali menengadah pada-Mu,
meyakini tak ada doa yang terbuang percuma.

Sebab di balik diam-Mu ada rencana,
di balik tertunda ada makna.
Dan suatu hari, saat waktunya tiba,
doa dan impian akan bertemu dalam nyata.


Jawa Tengah, 24 Januari 2026

Posting Komentar