Adhayani Amalia A. - Luka Masa Depan (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Luka Masa Depan
Setiap langkah yang kulalui terasa menantang,
di jalan penuh liku yang kupilih sendiri.
Benda-benda tajam berserakan di sepanjang arah,
dan aku belajar berjalan sembari menahan perih.
Mencari jalan lain pun rasanya tak sanggup,
lelah membuat pandanganku menyempit.
Ketakutan memeluk erat diriku,
sementara bayang hitam terus menguji keberanian.
Aku mencoba memandang dari sudut yang berbeda,
agar luka tidak tumbuh menjadi dendam.
Entah apa yang menunggu di depan sana,
menyerah bukanlah solusi bagiku.
Meski kakiku tak kembali utuh seperti sedia kala,
aku tetap melangkah,
membawa luka sebagai penanda,
bahwa aku pernah jatuh, namun memilih bertahan.
Kabupaten Kepulauan Selayar, 15 Januari 2026
Posting Komentar