Abdullah Nashiruddin Al Hilali - Di Mana Arah Terang Untukku? (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents
Abdullah Nashiruddin Al Hilali
Di Mana Arah Terang Untukku?

Ketakutan tumbuh dalam diam
saat mimpi mulai belajar menunduk
pada angka, jadwal, dan janji
yang menua sebelum ditepati

menjadi dewasa berarti
tawa tak lagi bebas
bahagia harus masuk akal
sedih diminta cepat reda

Dulu, jatuh cukup ditangisi
lalu dilupakan dengan pelukan
Kini, jatuh dirangkul kegagalan
dan harus diselimuti dengan rapi

waktu mengajarkan cara bertahan
tanpa sempat bertanya: siap atau tidak?

pulang semakin jauh
topeng semakin pandai tersenyum

Di balik langkah yang tenang
ada resah yang harus disangkal
ketakutan berjalan seiring usia
Namun, tetap melangkah
karena berhenti bukan pilihan.

Malang, 20 Januari 2026

9 komentar

Epl Fath 30 Januari 2026 pukul 22.55 Delete
keren. seperti membaca emosi yang berapi-api
Zahid 31 Januari 2026 pukul 10.04 Delete
Bagus dan sangat bersemangat penyampaian nya
Sarjanaku.com 31 Januari 2026 pukul 10.07 Delete
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Sarjanaku.com 31 Januari 2026 pukul 10.11 Delete
Diksi yg dilahirkan dengan keresahan dan ledakan emosi hampir matang dan terasa jujur. Irama larik dari resah ke harapan. Semoga doa-doa tetap memeluk dijalan sunyi dalam karya.
Amalina 31 Januari 2026 pukul 11.53 Delete
Puisi yang penuh dengan berbagai emosi 👍🏻
larasmara24.blogspot 1 Februari 2026 pukul 12.45 Delete
Keren, bacanya sambil mengingat Hilal saat bermonolog. Sukses Hilal 🤗
RIDA 1 Februari 2026 pukul 14.01 Delete
Kerennn.. teruslah berkarya, Hilal
ilmu 1 Februari 2026 pukul 16.50 Delete
Tenang hilal

Selagi pandangan lurus kedepan
Ada banyak harapan yang di dapatkan
😀👌👌👌
Faris 4 Februari 2026 pukul 09.54 Delete
Puisi yang jika diungkapakan akan terasa jiwa penulisnya, good job Hilal!!