Abdullah Nashiruddin Al Hilali
Di Mana Arah Terang Untukku?
Ketakutan tumbuh dalam diam
saat mimpi mulai belajar menunduk
pada angka, jadwal, dan janji
yang menua sebelum ditepati
menjadi dewasa berarti
tawa tak lagi bebas
bahagia harus masuk akal
sedih diminta cepat reda
Dulu, jatuh cukup ditangisi
lalu dilupakan dengan pelukan
Kini, jatuh dirangkul kegagalan
dan harus diselimuti dengan rapi
waktu mengajarkan cara bertahan
tanpa sempat bertanya: siap atau tidak?
pulang semakin jauh
topeng semakin pandai tersenyum
Di balik langkah yang tenang
ada resah yang harus disangkal
ketakutan berjalan seiring usia
Namun, tetap melangkah
karena berhenti bukan pilihan.
Malang, 20 Januari 2026
Abdullah Nashiruddin Al Hilali - Di Mana Arah Terang Untukku? (OSN 3.3)
📅 30 Januari