Abdul Hadi - Di Bawah Bayangan Kelopak mimpi yang Menari di Sutra Waktu (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Abdul Hadi
Di Bawah Bayangan Kelopak mimpi yang Menari di Sutra Waktu
Di hamparan waktu yang mengembang luas,
Kaki melangkah di atas benang merah usia.
Matahari lahir dari kelopak mimpi yang basah,
Menoreh jejak emas di atas rel dunia yang tak pernah sama.
Kadang angin membawa badai dalam dadamu,
Air mata mencoret peta jalan yang kumiliki.
Kadang bunga matahari menoleh ke arahmu,
Menjulurkan lidah emas untuk menyapa setiap detik yang hidup.
Gunung-gunung hati berdiri gagah menjulang,
Menutupi langit dengan bayangan kerinduan.
Lembah-lembah rasa mengundang untuk merenung,
Menghadapkan diri pada kedalaman yang tak pernah terukur.
Setiap tikungan adalah senyum yang tersembunyi,
Setiap batu adalah kata yang tak pernah terucapkan.
Tak perlu memegang peta yang pasti,
Karena jiwamu adalah kompas yang selalu menemukan cahaya.
Hidup adalah aliran sungai yang mengalir bebas,
Menyatu dengan lautan dalam yang tak ada ujungnya.
Tak tentang akhir yang dicapai dengan cepat,
Melainkan tentang riak-riak cinta yang menyentuh setiap sisi alam semesta.
Bireun,10 Januari 2026
Posting Komentar