Azka Shinta Kusuma - Penyair dan Secangkir Puisi (OSN 1.3)

Table of Contents

Aku melihat selembar kertas
Kertas putih kosong tiada isinya
Bukan seperti kertas lain di sampingnya
Yang penuh dengan noda-noda di dalamnya 

Kumengambil pena hitam
Kuisi tinta yang hitam sepekat malam
Kumulai goreskan kata demi kata
Merangkai kalimat demi kalimat 

Sebuah puisi dengan Pena 
Pena dari masa muda perjalananku
Perjalanan dari impian masa lalu
Yang terus mengharu biru
Dengan meja yang setia mendampingiku
Dari dulu dari waktu ke waktu 

Kuterdiam sejenak 
Melihat secangkir kopi hitam di atas mejaku
Dan meneguknya perlahan-lahan
Mencari inspirasi yang berlarian di benakku
Agar menjadi sebuah karya
Yang kurindukan sejak dulu
Yang akan terkenang selalu
Di hatiku dan di hatimu

Bogor, 10 Mei 2023

8 komentar

Unknown 12 Mei 2023 pukul 20.38 Delete
Good luck Azka Shinta.
Unknown 12 Mei 2023 pukul 20.44 Delete
Semangat azka
agusdiansopian 12 Mei 2023 pukul 20.51 Delete
Semangat... terus berkarya... pena bisa membuat dunia jadi lebih bermakna
Unknown 12 Mei 2023 pukul 21.03 Delete
Semangat nak terus berkarya...
Yeni Nuraeni 13 Mei 2023 pukul 00.57 Delete
Tetap semangat dan terus berkarya
asa 13 Mei 2023 pukul 06.55 Delete
Semangat terus .. Bismillah
D'Tita 13 Mei 2023 pukul 09.55 Delete
Keren... terus berkarya
ika nasika 13 Mei 2023 pukul 15.43 Delete
Semangat trs untuk berkarya... Semoga jd penulis handal